Hi quest ,  welcome 

Info

Ingin Penghasilan Tambahan, disini saya akan memperkenalkan Sophie Paris, Banyak sekali keuntungan untuk mendaftar member di Sophie Paris,
Keuntungannya yaitu :
- Daftar member Gratis.
- No ID atau No kartu member aktif seumur hidup, artinya tidak ada perpanjangan no ID,
- Diskon 30% Untuk semua produk
- Sophie paris juga menyediakan Bebas ongkos kirim,
- Jika Aktif maka akan ada transfer tiap bulannya.
>> Yuk yang belum daftar bisa daftar isi datanya Klik link di bawah :)

Fenomena Aneh di Gunung Kelud

Ada sebuah fenomena aneh yang terjadi di lereng Gunung Kelud. Sudah banyak yang membuktikan fenomena ini, jika anda salah satu orang yang tidak percaya pada fenomena itu silahkan membuktikannya sendiri di lokasi tersebut.

Kendaraan yang diparkir atau dalam kondisi diam, akan berjalan sendiri. Suatu saat Bupati Kediri Sutrisno pernah membuktikan keanehan di lereng Gunung Kelud ini. Mobil yang diparkir di jalan yang menanjak tiba-tiba bisa maju sendiri. Mobil tambah naik seperti tersedot magnet. Banyak cerita yang dialami warga di lokasi tersebut.
Keanehan itu pernah
dicoba Hari Tri Wasono. Awalnya bapak satu anak asal Desa Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kediri, ini mengaku sanksi dengan apa yang diceritakan banyak orang.
Tetapi dia akhirnya mengakui jika memang jalur misteri tersebut memang benar-benar misterius. “Saya dan teman-teman pernah nyoba tahun lalu. Mobil Daihatsu Hiline saya parkir…ee tiba-tiba mundur sendiri. Untung ada yang nyetir sehingga tidak nyemplung jurang,” kata Hari saat dihubungi detikcom, 
Rasa keterkejutan Hari semakin bertambah ketika mengetahui laju kendaraan yang dijadikan kelinci percobaan cukup kencang. “Mau tahu? Bisa sampai 20 kilometer per jam lo. Cukup kencang kan,” terang Hari.
Setelah membuktikan sendiri, Hari dan kawan-kawannya yang sempat meragukan kesaktian jalur mistri akhirnya bertekuk lutut pada legenda yang tidak ada jawabannya tersebut. “Saya akhirnya harus mempercayainya,” tukas dia.
Kejadian bak ilmu sihir ini kontan menyebar ke berbagai penjuru di Jawa Timur. Tidak sedikit yang ingin membuktikannya. “Sudah banyak yang membuktikan sendiri. Ada yang dari Malang, Lamongan, Surabaya bahkan ada yang datang langsung dari Semarang,” terangnya.
Menurut Hari, pernah ada kejadian di lokasi tersebut. Sebuah truk yang mengangkut semen tiba-tiba berhenti di ruas jalan menuju puncak Kelud. “Sopirnya sempat takut karena saat remnya dilepas, truk jalan sendiri. Padahal jalannya tanjakan,” tutur Hari.
Perlu diketahui, Desa Sugihwaras adalah desa paling terakhir jika wisatawan akan menuju kawasan Gunung Kelud. Sekitar satu kilometer di atas Sugihwaras, terdapat areal perkebunan milik Perusahaan Daerah Perkebunan Margomulyo.
Gunung api aktif Kelud yang terletak 35 kilometer dari Kediri ini mempunyai ketinggian 1.730 meter di atas permukaan laut (mdpl). Panorama pegunungan indah yang alami dan udara sejuk membuat wisatawan kerasan berlama-lama di kawasan ini. (gik/ary)


Artikel lain yang mungkin anda cari,:

0 komentar:

Post a Comment